Wednesday, September 22, 2010

Soal Remidi Elektronika kelas VII

SOAL REMIDI ULANGAN HARIAN 1
MATA PELAJARAN ELEKTRONIKA
KELAS VII

1. Dibawah ini yang termasuk bahan konduktor adalah…

a. Besi
b. Germanium
c. Silicon
d. Kaca

2. Bagian atom yang bermuatan listrik positif adalah…

a. Neutron
b. Proton
c. Elekron
d. Nukleon

3. Di bawah ini yang merupakan bahan penyekat listrik yang baik adalah

a. Perak
b. Tembaga
c. Karet
d. Aluminium

4. Lintasan electron disebut…

a. Valensi
b. Orbit
c. Lubang / hole
d. Shell elektron

5. Suatu rangkaian yang tiada ujung pankalnya dinamakan…

a. Rangkaian terbuka
b. Rangkaian tertutup
c. Rangkaian seri
d. Rangkaian campuran

6. Baterey dan accumulator termasuk…

a. Energi listrik
b. Arus listrik
c. Sumber tegangan
d. Tahanan listrik

7. Dibawah ini yang bukan nama lain dari tahanan listrik adalah….

a. Hambatan
b. Resistansi
c. Resistor
d. Tegangan

8. Apabila salah satu dari dua benda saling tarik menarik akan terjadi….

a. Arus listrik
b. Hambatan listrik
c. Hukum Ohm
d. Sumber listrik

9. Setrika dan solder merupakan gejala listrik yang menimbulkan…

a. Panas
b. Magnet
c. Kimia
d. Bunyi

10. Tegangan yang menyebabkan electron bebas mengalir dalam suatu penghantar dinamakan….

a. Arus listrik
b. Tegangan listrik
c. Hambatan listrik
d. Sumber tegangan


Jawablah pertanyaan ini dengan benar
1. Apa yang kamu ketahui tentang molekul?...
2. Sebutkan 4 faktor yang mempengaruhi besar-kecilnya hambatan listrik!
3. Sebutkan 3 Contoh bahan konduktor!
4. Sebutkan contoh perubahan energi listrik menjadi :
a. Kimia
b. Cahaya
c. Suara
5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan 1 Volt!

Sunday, August 29, 2010

Soal Remidi TIK

REMIDI ULANGAN HARIAN 1
TIK kelas VII
SMP N 2 PURBALINGGA

I. PILIHAN GANDA
1. Berdasarkan rentang waktunya peralatan komunikasi dibedakan menjadi 2 yaitu ….
a. media komunikasi masa lalu dan modern
b. media komunikasi masa lalu dan kuno
c. media komunikasi modern dan masa kini
d. media komunikasi jaman dahulu dan kuno


2. Salah satu ciri media komunikasi modern ….
a. tulisan pada daun lontar
b. tulisan pada batu
c. kentongan, bedug
d. menggunakan medan listrik


3. Yang bukan contoh media komunikasi masa lalu ….
a. bedug
b. prasasti
c. asap
d. radio

4. Untuk menyampaikan berita suku Indian di AS menggunakan ….
a. kentongan
b. bedug
c. suara
d. asap


5. Yang bukan contoh peralatan modern ….
a. telepon
b. bedug
c. telegraf
d. televisi


6. Mesin/alat untuk mengirim dan menerima pesan dari jarak jauh ….
a. Telegraf
b. Telepon
c. Radio
d. TV


7. Alexander Graham Bell adalah penemu ….
a. Telegraf
b. Telepon
c. Radio
d. TV


8. Fasilitas yang dimiliki alat ini adalah 3G, Video Call, SMS, MMS ….
a. Telegraf
b. Handphone
c. TV
d. Radio


9. Peralatan yang mirip foto copy jarak jauh ….
a. Walkie talkie
b. TV
c. Radio
d. Faximili


10. Jaringan komunikasi tanpa kabel yang menggunakan gelombang radio atau frekuensi sebagai media penghantar informasi ….
a. TV
b. Walkie talkie
c. Radio
d. Faksimili

II. ESSAY
1. Alat komunikasi tradisional yang terbuat dari kayu berongga disebut?...
2. Alat hitung yang diciptakan Blaise Pascal adalah?...
3. bahasa yang dgunakan pada komputer generasi kedua adalah....dan....
4. Sebutkan peralatan komunikasi zaman dahulu!...
5. Sebutkan 3 ciri-ciri komputer generasi ke tiga!...

Selamat mengerjakan

Saturday, August 21, 2010

Hujan Darah Kekuasaan Allah SWT

HUJAN DARAH di India,
HUJAN KATAK di Jepang,
HUJAN IKAN DI AUSTRALIA,
HUJAN METEOR di INDONESIA
AIR TERJUN DARAH di Benua ANtartika
Itu semua tanda-tanda kekuasaan Allah SWT
Mari temen-temen semua tingkatkan iman kita pada Allah SWT.




Wednesday, July 28, 2010

Selamat berjuang

Jangan salahkan aku jika aku melepaskn semua itu.............
Karen kamu yang sebagai pemimpin tak mau tau keadaan disekitarmu..........
Perjuanganku sudah cukup banyak untuk menyelesaikn tugas-tugasmu............
Tapi apa imbalanmu untukku.........
"SUNGGUH SAKIT SAAT PERTANYAANKU KAU ABAIKAN!"
......Aku hanya ingin kao menjadi pemimpin yg profesional..........
Hanya alasan SIBUK kao tinggalkan tugas dan tanggung jawabmu......
SELAMAT BERJUANG!......
di masa kepemimpinanmu !........
Memang aku masih anak kecil,
Memang aku masih anak bau kencur,
Memang aku masih ...........
Apakah aku belum punya hak bertanya!....
Apakah begitu sifat orang dewasa
Yang selalu menindas orang-orang kecil
SELAMAT BERJUANG!......
di masa kepemimpinanmu saat ini!........


Mungkin ini posting ku yang paling jelek
karena mungkin ini kutulis saat sakit dalam hatiku memuncak
mohon maaf jika kamu tersinggung dengan tulisanku ini
tapi dengan membaca tulisanku ini kuharap kamu sadar
akan semua tugas dan tanggung jawabmu
Semoga Allah SWT. melimpahkan rahmat untukmu...

Monday, July 5, 2010

BUNDA

Syair buat BUNDA

ku buka album biru
penuh debu dan usang
ku pandangi semua gambar diri
kecil bersih belum ternoda

pikirkupun melayang
dahulu penuh kasih
teringat semua cerita orang
tentang riwayatku


kata mereka diriku slalu dimanja
kata mereka diriku slalu dtimang

nada nada yang indah
slalu terurai darinya
tangisan nakal dari bibirku
takkan jadi deritanya

tangan halus dan suci
tlah mengangkat diri ini
jiwa raga dan seluruh hidup
rela dia berikan

oh bunda ada dan tiada
dirimu kan slalu ada di dalam
hatiku /.......

Saturday, July 3, 2010

CINTA TAK PERNAH MEMINTA

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.

Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.

Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.

Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu.

Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintai, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah kata lagi.

Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta !

Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.


Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.

Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.

Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.

Bercinta memang mudah. Untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.

Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)

Monday, June 21, 2010

Membuka Pintu Hati

DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG

Demi Matahari dengan cahayanya di pagi hari
Demi Bulan ia mengiringi
Demi Siang bila ia menampakkan
Demi Malam bila ia menutupi
Demi Bumi yang di bentangan di atasnya

Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi,
Lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami
Atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar?
Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta,
tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.

Mari sejenak kita renungkan !!!!
Bukankah setiap hari kita menghirup udara.
Sekarang kita tanya pada hati kita
” APA YANG DIBERIKAN UDARA PADAMU/ DIRI KITA????
Hati kita pasti menjawab ”KEHIDUPAN”.
Kemudian ada pertanyaan ” SIAPA YANG MAHA HIDUP / AL-MUHYII ITU”????????.
Hati kita pasti menjawab ” ALLAH ”.
Jadi kesimpulanya sebenarnya siapa sebenarnya yang memberi kehidupan itu ?????? UDARA atau ALLAH

Kemudian sekarang siapa yang ” MENGATUR UDARA ” yang kita hirup ???????,
Apakah kita bisa mangatur???????,
saat kita tidur apakah udara kita hirup berhenti ?????,
bukankah semua itu berjalan tampa kita bisa mengatur.
Tetapi siapa yang mengatur ??????,
Siapa yang Maha Pengatur / “ AL-BAARI “???
Hati kita pasti menjawab ” ALLAH ”.
Tetapi selama ini kita menyadari dan bukankah HATI KITA BUTA tidak menyadari, tidak bersukur pada saat kita bernafas...............

“Dan (ingatlah),ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang dari tanah liat kering (yang berasal)dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadianya, dan telah meniupkan ruh (ciptaan)-Ku, Maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud”

“Tidakkah kamu tahu bawasannya ALLAH,kepadaNya bertasbih apa yang dilangit dan bumi dan juga burung dengan mengembangkan sayapnya , masing-masing telah mengetahui cara sembahyang dan tasbihnya ,dan ALLAH Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan” (Qs.an-Nur,41).

Saturday, May 29, 2010

SEBELAS PINTU DOSA vs NILAI RAPOR SEKOLAH

SEBELAS PINTU DOSA vs NILAI RAPOR SEKOLAH
Astaghfirullahalaziem..........ampuni aku hambaMU yang "jauh dari kesempurnaanMU" ya Allah. Sabtu subuh, saya memperoleh peringatan dari hamba Allah yang lain melalui wasilah, bersama jemaah lain yang intinya meminta maaf. Berbicara tentang “maaf” Saya lalu teringat dengan pojok kiri Koran dua hari yang lalu dengan pesan simpatik kira-kira seperti ini “pemberian maaf memang tidak akan mengubah apapun tentang masa lalu, akan tetapi setidaknya akan berpengaruh besar terhadap masa depan”. Diterangkan oleh penceramah di forum Subuh-an tersebut, bahwa tiada seorang manusiapun yang luput dari dosa, kekhilafan dan kealpaan, kecuali hamba Allah yang maksum, karena kehendak Allah untuk menjaga dari "dosa", seperti halnya Rosulullah. Oleh karenanya hanya dengan beristighfar dan menjalankan kehidupan yang "bermanfaat bagi diri sendiri serta hamba Tuhan yang lain" (menjalankan Shahadat, Sholat, Puasa, Zakat dan ber Haji bagi seorang muslim/muslimah) maka kita boleh berharap "sedikit", Allah akan mengampuni kita. Sedangkan yang "banyak" adalah otoritas Allah dengan segala keMahaKuasaNya serta keMaha PengasihSayangNya.

Semula saya agak terkejut saat sang ustadz menyampaikan peringatan mengapa wirid istighfarnya diajarkan minimal 11 kali?, alasannya karena minimal kita melakukan "dosa" melalui 11 pintu masuk, yaitu; 2 mata, 2 lubang hidung, 1 mulut, 2 telinga, 2 tangan dan 2 kaki. Secara harfiah memang itulah lubang-lubang masuknya impuls pandangan, pendengaran serta keluarnya ucapan dan cengkeraman jemari serta langkah kaki yang dapat berkontribusi menentukan dosa tidaknya kita.Orang JAWA bilang "ngeliat" (tidak sengaja) pada sesuatu objek pandangan yang diharamkan tidaklah dosa, namun kalau "ngliatin" (dengan sengaja) pada suatu objek yang di haramkan tentulah itu suatu perbuatan dosa. Demikian pula "mendengar" belum tentu dosa, namun kalau sengaja mendengarkan sesuatu "ghibah/ kejelekan dan menjelek-jelekan orang lain" seperti ngrumpi, hal itu tidak ubahnya seperti memakan bangkai saudaranya sendiri. Ini adalah tuntutan agama, yang hampir semua ichwan saya sesama muslim/muslimah harusnya tahu. Saya semakin tertunduk lesu, mengingat 11 pintu perbuatan dosa secara harfiah yang melekat dan dititipkan oleh pemilikNya ada di tubuh saya. Walaupun saya juga sadar betul bahwa 11 pintu penyebab dosa itu hanyalah alat atau indera yang secara motorik tunduk serta patuh kepada perintah yang berasal dari kumpulan syaraf pusat yang namanya cerebrum dan cerebellum (otak besar dan otak kecil). Jadi sebenarnya kesebelas pintu dosa di atas bisa menolak seluruh keterlibatan "kong kalikong" perbuatan dosa, mengingat organ indera tersebut hanyalah menjalankan perintah. Namun saat otak diperiksa “jaksa penuntut” di akherat, untuk mempertanggung jawabkan segala dosa yang diperbuat, maka otakpun dapat ingkar, dengan alasan sekedar menyimpan impuls "kemauan" untuk kemudian direflesikan ke panca indera menjadi produk perbuatan. Lalu pertanyaan berikutnya, siapa yang harus mempertanggungjawabkan perbuatan dosa itu?. Saat otak dan ke 11 pintu dosa duduk untuk menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP), maka muncullah kesaksian baru bahwa sang dalang yang menggagas dan mendesain rencana besar perbuatan dosa tersebut adalah Qalbu. Malam Jum'at yang lalu saya sudah minta informasi kepada pak ustadz yang lain, untuk mengklarifikasi nama lain dari Qalbu itu, dan jawabannya adalah hati. Tapi hati yang dimaksud ini bukanlah hati dalam pengertian anatomis organ Hepar, apalagi saat kita merasakan sakit hati karena suatu peristiwa, lalu kita pegang dan atau elus-elus bagian depan dada, sambil berbicara "sakit deh hatiku!". Padahal yang kita pegang adalah jantung kita yang sedang berdebar-debar saat memperoleh rangsang dari luar yang menimbulkan kenaikan rithmis pacuan denyut jantung.Itu sebabnya "akal" yang dimaksud sebagai syarat seseorang hamba Allah menjalankan agama bukanlah sekedar otak sebagai pusat pikiran, akan tetapi juga Qalbu sebagai pelaku utama yang merencana (membuat dan mengambil keputusan) untuk memproduk suatu perbuatan, bahkan akan menjadi suatu kebiasaan. Nah dosa tidaknya perbuatan yang diproduk tersebut, harus dibandingkan dengan standar perbuatan (benchmark standardize) yang ada di dalam pedoman (Al Qur'an), tuntunan agama (Hadist Nabi) dan atau standar perilaku sosial kemasyarakatan (Sopan santun, adat istiadat) yang dijalani bersama.
Sayang,..........mulai semester ganjil tahun pelajaran 2007/2008 ini, nilai hasil belajar peserta didik (NILAI RAPOR) di sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah hampir di seantero tanah air, tidak lagi mencantumkan nilai hasil kinerja "qolbu" yang sering kita sebut sebagai afeksi (seperti kejujuran, kelakuan, kerajinan, kesetiakawanan, empaty, simpaty dll), karena sudah dijadikan satu (melalui cara menjumlah dan merata-rata) dengan nilai kinerja otak yang sering kita sebut sebagai kognisi dan keterampilan kinestikal 11 pintu dosa. Pembenarannya nilai ketiga aspek (kognitif, psikomorik dan afeksi) cukup ada di dokumen Gurunya saja, sedangkan di dalam Laporan Hasil Belajar (Rapor) peserta didik cukup satu nilai hasil perhitungan reratanya). Astaga!, bagaimana ceritanya afeksi dirata-rata dengan kognisi dan psikomorik?. Barangkali inilah yang disebut dengan korban peribahasa yang sering diajarkan guru Bahasa Indonesia kita dulu, bahwa "rajin itu pangkal pandai", walaupun kenyataannya berbeda, karena Allah sudah menciptakan kepandaian seseorang hambaNya, jauh sebelum peserta didik bersangkutan bersekolah di jenjang pendidikan dasar dan menengah. Banyak anak pandai bukan karena rajinnya saja, seperti halnya banyak pula anak yang rajin tapi tidak pernah pandai (sesuai ukuran normatif tingkat kecerdasan psikologis/IQ), karena memang hanya Allah yang Maha Tahu tentang kebaikan dibalik kondisi setiap hamba ciptaanNya.
Semoga penutup tulisan ini tidak diplesetkan dengan ungkapan bahwa penulis melakukan aktivitas "pendidikan paradoks- kontraproduktif", namun memang itulah yang terjadi dan bisa diungkapkan berdasar pemahaman "keterbatasan pikiran manusiawi". Perbedaan bukanlah untuk diperdebatkan tanpa makna dan solusi tindak lanjut untuk menjadikan sesuatu berproses lebih baik, karena hakekat perbedaan adalah "rahmat" serta keabadian, dan kita semestinya mensyukurinya!. Perdebatan ilmiah yang muncul sebagai respon dan tanggapan dari masalah ini, justru akan memperkaya khasanah serta wacana kita, agar segera dapat diSEMINAR-kan oleh Pengurus Pusat atau Wilayah IKA UT Jakarta.
Subhanallah, Allah Maha Tahu.

Monday, May 24, 2010

Satu minggu bersama Tipes

Sungguh nikmat sehat dari Allah SWT. takakan dapat tertuliskan dalam buku.... satu minggu kutelah diberi kesempatan untuk istirahat di rumah....lanjut besok....